Dalam pekan ini, hujan menjadi sahabat akrab kota Makassar. Ramai, saling bersahutan, kadang tenang tapi sering kita jumpai deras menyapa warga. Beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Adha , Hujan sangat sulit diajak kompromi lagi. walaupun banyak aktifitas diluar, saya tetap beradu dengan kencang angin membawa hujan. meski tak membasahi seluruh, tapi cukup merepotkan. kekhawatiran akan terjadi banjir masih menjadi hal sepele dalam benak.
Shalat Ied kemarin pun masih diiringi dengan hujan deras. Hampir semua Jamaah Ied yang berbaris dipelataran Masjid Al-Markaz Al-Islamy menyelamatkan diri walaupun masih ada juga yang masih bertahan sambil dengan khusyuknya mendengarkan hikmah Ied.
Aku berdoa aja moga tidak seperti di daerah jakarta yang selalu rame dengan berita banjritnya. Namun sering kembali berpikir, kondisi Lapangan karebosi dulu saja, sekitar rumah ku sering kebanjiran, bagaimana dengan nanti yah dengan segala bangunan betonnya?
Aah, lupakan! bakso ini masih terasa hangat tuk dinikmati sambil menunggu hujan reda di perempatan adhyaksa-pengayoman.
December 22, 2007
Makassar hujan terus..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 komentar:
Post a Comment