Kata teman saya, staf bagian edp atau yang ngurusin IT di perusahaan haruslah cekatan menghadapi serangan sistem dari luar seperti penyusup jaringan komputer atau hacker.
Namun toh, kebanyakan yang dialami adalah gangguan dengan "frekuensi tinggi" adalah kerusakan atau error yang dilakukan sengaja atau tidak disengaja oleh para staf pengguna komputer berjaring dan internet. Kebanyakan dari kita (termasuklah!) selalu melakukan browsing yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan pekerjaan atau membuka email yang tidak penting. Hal ini menyebabkan sangat rentannya komputer kita disusupi Spam atau juga virus dan lain sebagainya.
JIka terjadi hal seperti ini, kadang kita tidak merasa telah menyusahkan rekan kita dibagian IT karena menambah beban kerja. Untung jika menambah beban kerja, apalagi merusak sistem yang sudah ada.
Pertanyaan timbul "..itukan pekerjaan mereka..". Of course, itu pekerjaan mereka, tetapi jika staf IT itu hanya mengerjakan tugas yang ssperti itu beberapa kali dalam sehari, sementara penanganan dan pengayaan program dan aplikasi yang merupakan kebutuhan perusahaan tidak berjalan, maka perusahaan juga yang akhirnya stagnan.
Hal ini terbukti dalam survei yang dilakukan terhadap 158 pekerja dan 159 manajer TI dari perusahaan di Australia yang memiliki lebih dari 50 karyawan. Dari hasil survei ditemukan bahwa 59 persen perusahaan yang disurvei tidak memblokir jaringan berbagi file, sedangkan 47 persen tidak menggunakan filter untuk menyaring lalu lintas internet.
Nah lho! apa yang terjadi jika terjadi seperti ini..Bagaimana jika sebagian karyawan di perusahaan besar ber wara-wiri diinternet tanpa filter.. Orang laen malah enak browsing, kita-kita yang bagian IT pada sewot.. capek kan..? Capek deh!.
November 5, 2007
Browsing kadang menyebalkan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 komentar:
Post a Comment